Senin, 27 April 2026 Berita Terkini & Terpercaya
Panen Raya RicaPanen Raya Rica
Panen Raya Rica - Your source for the latest articles and insights
Beranda Berita Gagal Nanjak di Tanjakan Malino, Truk Pembawa Sisw...
Berita

Gagal Nanjak di Tanjakan Malino, Truk Pembawa Siswa SMP Terguling

News Pattallassang – Insiden mengerikan terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (25/10/2025) pagi. Sebuah truk yang mengangkut rombongan siswa SMP

Gagal Nanjak di Tanjakan Malino, Truk Pembawa Siswa SMP Terguling

News Pattallassang – Insiden mengerikan terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (25/10/2025) pagi. Sebuah truk yang mengangkut rombongan siswa SMP dilaporkan gagal menanjak dan kemudian terbalik di kawasan perbukitan Desa Tonasa, Kecamatan Tombolopao.

Gagal Nanjak, Truk di Semin Gunungkidul Terguling Timpa Pemotor hingga Tewas
Gagal Nanjak di Tanjakan Malino, Truk Pembawa Siswa SMP Terguling

Menurut keterangan saksi, truk berwarna kuning tersebut mengangkut lebih dari 30 siswa dan guru pendamping yang tengah melakukan perjalanan studi wisata menuju objek wisata Malino. Namun, saat melintasi tanjakan tajam di ruas jalan poros Gowa–Malino, kendaraan mendadak kehilangan tenaga.

Baca Juga :Baru 2 Hari Dilantik, Camat Pattallassang Langsung Tancap Gas Benahi Wilayah

“Awalnya truk masih kuat menanjak, tapi tiba-tiba mundur pelan-pelan lalu oleng ke kiri dan terbalik,” ujar Syamsul Bahri, warga sekitar yang membantu proses evakuasi.


Kepanikan Siswa, Beberapa Terjepit di Bak Truk

Detik-detik kecelakaan itu membuat suasana di lokasi menjadi panik. Sebagian siswa berteriak histeris ketika truk mulai mundur dan terguling ke sisi jalan. Beberapa penumpang yang duduk di bagian belakang sempat terlempar keluar bak truk, sementara lainnya terjepit di antara badan kendaraan.

Tim Polsek Tombolopao bersama warga sekitar langsung melakukan evakuasi dengan alat seadanya. Para korban yang mengalami luka ringan segera dilarikan ke Puskesmas Malino, sementara beberapa lainnya yang mengalami luka lebih serius dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf Gowa.

Kapolsek Tombolopao, AKP Harun, membenarkan kejadian tersebut.

“Ada 12 siswa luka ringan dan dua luka agak berat karena terjepit. Syukurlah tidak ada korban jiwa. Saat ini semua sudah mendapat penanganan medis,” jelasnya.


Diduga Akibat Truk Tak Layak dan Muatan Berlebih

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kecelakaan disebabkan oleh kondisi truk yang tidak layak jalan serta muatan berlebih. Kendaraan tersebut diketahui merupakan truk barang yang disewa pihak sekolah untuk mengangkut rombongan siswa.

“Truk seharusnya tidak digunakan untuk mengangkut orang, apalagi di medan berat seperti jalan menuju Malino. Ini melanggar aturan keselamatan,” tegas AKP Harun.

Pihak kepolisian juga akan memeriksa pengemudi truk serta pihak sekolah terkait izin dan tanggung jawab kegiatan tersebut. Sopir truk, yang diketahui bernama Abdul Rahman (42), saat ini masih dimintai keterangan di Polsek setempat.


Kegiatan Sekolah Dihentikan, Pemkab Imbau Patuhi Standar Keselamatan

Menanggapi kejadian ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa langsung menginstruksikan agar seluruh kegiatan luar sekolah yang menggunakan transportasi umum dievaluasi ulang. Kepala Dinas Pendidikan, Andi Tenri Lolo, menegaskan bahwa pihak sekolah wajib memastikan keamanan transportasi yang digunakan.

“Kami sangat prihatin. Semua kegiatan studi wisata harus memakai kendaraan berizin dan sesuai standar keselamatan. Jangan karena alasan hemat, nyawa siswa jadi taruhannya,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Gowa juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi menggunakan truk barang untuk mengangkut penumpang, terutama anak-anak dan pelajar.


Keceriaan yang Berubah Jadi Peringatan

Insiden di Tombolopao menjadi peringatan keras bagi sekolah dan orang tua tentang pentingnya keselamatan dalam setiap kegiatan siswa di luar sekolah. Meski tidak ada korban jiwa, banyak siswa yang mengalami trauma akibat kejadian tersebut.

Beberapa di antaranya masih dirawat dan mendapat pendampingan psikologis dari pihak sekolah.

“Kami bersyukur semua anak selamat. Tapi ini pelajaran besar agar tidak sembarangan menyewa kendaraan,” ujar salah satu guru pendamping yang ikut dalam rombongan.

Dengan kejadian ini, aparat kepolisian berjanji akan meningkatkan pengawasan kendaraan wisata dan angkutan pelajar, khususnya di jalur wisata menuju Malino yang dikenal curam dan berbahaya.

Tags: Gagal Nanjak rombongan Siswa SMP