News Pattallassang — Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Hujan deras yang disertai angin kencang pada Sabtu (29/11/2025) sekitar pukul 14.00 Wita menyebabkan puluhan rumah warga rusak serta sejumlah pohon tumbang di tiga kecamatan sekaligus.

Cuaca Ekstrem Landa Tiga Kecamatan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gowa melaporkan bahwa cuaca buruk tersebut melanda Kecamatan Pattallassang, Somba Opu, dan Pallangga. Hembusan angin yang cukup kuat terjadi bersamaan dengan hujan lebat yang mengguyur wilayah Gowa sejak siang.
Baca Juga : Hujan Disertai Angin Kencang Terjang 3 Kecamatan di Gowa, 39 Rumah Rusak
Kepala BPBD Gowa, Wahyudin, menjelaskan bahwa intensitas hujan yang tinggi disertai angin kencang membuat sejumlah bangunan tak mampu menahan tekanan angin. Hal itu memicu terjadinya kerusakan rumah dan pohon tumbang di beberapa titik.
“Tercatat hingga saat ini 38 rumah mengalami kerusakan pada bagian atap dan 1 rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon. Dua pohon tumbang lainnya menutupi jalan, namun sudah berhasil dievakuasi,” kata Wahyudin dalam keterangannya, Sabtu (29/11).
Rumah Rusak dan Pohon Tumbang
Dari data BPBD, total 39 rumah warga mengalami dampak. Sebagian besar kerusakan terjadi pada bagian atap rumah yang terangkat atau jatuh akibat kuatnya hembusan angin. Sementara satu rumah tercatat mengalami kerusakan parah akibat tertimpa pohon besar yang roboh.
Selain itu, tiga pohon tumbang turut dilaporkan. Satu pohon menyebabkan kerusakan rumah warga, sementara dua lainnya tumbang melintang di badan jalan dan menghambat aktivitas masyarakat. Proses pembersihan dilakukan secara cepat oleh tim gabungan BPBD, dinas terkait, dan warga setempat agar akses jalan kembali normal.
BPBD Kerahkan Tim untuk Penanganan Awal
Usai menerima laporan, BPBD Gowa langsung menurunkan tim ke lokasi kejadian guna melakukan asesmen dan membantu warga terdampak. Para petugas melakukan pendataan rumah rusak dan memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Kami masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan jumlah kerusakan. Sampai saat ini tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa,” tambah Wahyudin.
BPBD juga memasang imbauan bagi masyarakat Gowa untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem, terutama pada masa peralihan musim dan puncak musim hujan yang diprediksi masih berlangsung dalam beberapa minggu ke depan.
Warga Diminta Tetap Waspada
Pemerintah Kabupaten Gowa melalui BPBD meminta warga untuk menghindari berteduh di bawah pohon besar serta memastikan kondisi atap dan struktur rumah dalam keadaan kuat. Selain itu, masyarakat yang tinggal di daerah rawan angin kencang diminta melapor jika melihat potensi bahaya di sekitar lingkungan mereka.
“Musim hujan tahun ini diprediksi cukup ekstrem. Kami berharap masyarakat tetap berhati-hati dan segera melaporkan kejadian apa pun kepada pemerintah setempat,” ujar Wahyudin.
Dengan penanganan cepat serta koordinasi lintas instansi, pemerintah daerah berharap dampak cuaca ekstrem serupa dapat diminimalisir ke depannya.








