News Pattallassang — Sosok Daeng Manye, tokoh masyarakat yang dikenal aktif menjaga keamanan dan kebersamaan warga di Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, kini menjadi inspirasi lahirnya Gerakan Sigap Ajjaga Kampong. Program ini bertujuan memperkuat sinergi antara masyarakat dan aparat dalam menjaga keamanan lingkungan serta membangun kepedulian sosial di tingkat kampung.

Gerakan Sosial Berbasis Gotong Royong
Gerakan Sigap Ajjaga Kampong resmi diluncurkan pada Jumat (8/11/2025) di Kelurahan Sungguminasa. Kegiatan dihadiri oleh jajaran pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, karang taruna, dan perwakilan Polsek Pattallassang.
Baca Juga : KALLA Perkuat Aksesibilitas Pelanggan Melalui Aplikasi Kallafriends
Camat Pattallassang, Muh. Arsyad, menjelaskan bahwa gerakan ini lahir dari semangat gotong royong masyarakat yang terinspirasi dari sosok Daeng Manye, seorang relawan keamanan yang tanpa pamrih berpatroli malam dan membantu warga tanpa diminta.
“Daeng Manye adalah contoh nyata kepedulian sosial. Dari semangat beliau, kami ingin melahirkan gerakan bersama untuk menjaga kampung, bukan hanya dari sisi keamanan, tapi juga kebersihan dan solidaritas sosial,” ujar Arsyad.
Dukungan Pemerintah dan Aparat Keamanan
Kapolsek Pattallassang, AKP Andi Baharuddin, menyambut baik inisiatif warga tersebut. Menurutnya, kolaborasi masyarakat dengan kepolisian sangat penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
“Gerakan ini sejalan dengan program Polisi RW dan kampung tangguh. Jika masyarakat sigap menjaga kampungnya, maka potensi gangguan keamanan bisa ditekan sejak dini,” kata Andi Baharuddin.
Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian siap memberikan pendampingan dalam bentuk patroli bersama, penyuluhan keamanan, serta pelatihan mitigasi bencana bagi warga.
Dari Inspirasi ke Aksi Nyata
Daeng Manye sendiri, saat ditemui di sela acara, tampak haru atas penghargaan yang diberikan masyarakat terhadap dedikasinya selama ini.
“Saya hanya ingin kampung kita aman dan rukun. Kalau semua warga punya niat yang sama, insyaallah kampung kita akan maju dan damai,” tutur Daeng Manye dengan rendah hati.
Kegiatan peluncuran gerakan juga dirangkaikan dengan aksi bersih kampung dan pemasangan lampu jalan swadaya warga sebagai simbol gotong royong.
Menuju Kampung Tangguh dan Mandiri
Gerakan Sigap Ajjaga Kampong diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis lokal di Kabupaten Gowa. Pemerintah kecamatan berencana memperluas program ini ke seluruh kelurahan dan desa di wilayah Pattallassang.
“Kami ingin gerakan ini bukan sekadar seremonial, tapi menjadi budaya baru di masyarakat—budaya saling menjaga, saling peduli,” tutup Camat Arsyad.








