News Pattallassang – Suasana Car Free Day (CFD) Pattallassang semakin semarak dengan hadirnya program Indonesia Senang Mewarnai yang diadakan oleh Perpustakaan Keliling. Puluhan anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan ini, ditemani orang tua mereka yang mendukung penuh aktivitas kreatif dan edukatif tersebut.

Perpustakaan Keliling Hadirkan Literasi Kreatif
Baca Juga : Komisi A Beri Lampu Hijau Job Fit Pemprov Sulsel, Anggarannya Rp900 Juta
Program perpustakaan keliling yang dikelola oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gowa ini bertujuan mendekatkan literasi kepada masyarakat. Dengan menghadirkan kegiatan mewarnai, anak-anak diajak untuk belajar sambil bermain, sekaligus melatih kreativitas, konsentrasi, serta kemampuan motorik halus.
“Kami ingin menumbuhkan budaya literasi sejak dini dengan cara menyenangkan. Mewarnai membuat anak betah di perpustakaan keliling dan pada saat yang sama mereka juga bisa tertarik membaca buku,” ujar Kepala Dinas Perpustakaan Gowa, Nurhayati.
Selain mewarnai, anak-anak juga diajak untuk memilih dan membaca koleksi buku anak yang tersedia di mobil perpustakaan. Buku cerita rakyat, dongeng, hingga ensiklopedia bergambar menjadi favorit peserta.
Dukungan Orang Tua dan Masyarakat
Banyak orang tua menyambut positif kegiatan ini karena memberikan ruang edukatif bagi anak di tengah kegiatan CFD.
Salah satu orang tua peserta, Ahmad, menyampaikan, “Biasanya anak-anak kalau ikut CFD hanya main sepeda atau lari-lari. Dengan adanya kegiatan mewarnai ini, mereka bisa belajar, berkreasi, sekaligus lebih dekat dengan buku.”
Para relawan literasi juga terlibat aktif membimbing anak-anak selama mewarnai, sehingga kegiatan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan.
CFD Jadi Ajang Literasi dan Rekreasi
Car Free Day di Pattallassang kini bukan hanya ajang olahraga dan rekreasi, tetapi juga menjadi wadah literasi kreatif. Dengan adanya kegiatan mewarnai, CFD memberi manfaat ganda: kesehatan jasmani melalui olahraga dan kesehatan rohani melalui literasi.
Selain itu, kegiatan ini turut menciptakan interaksi positif antarwarga, memperkuat rasa kebersamaan, serta menghadirkan suasana CFD yang ramah keluarga.
Harapan untuk Ke Depan
Pemerintah Kabupaten Gowa berencana memperluas program perpustakaan keliling dengan kegiatan serupa di berbagai titik CFD dan sekolah-sekolah. Hal ini diharapkan bisa menjangkau lebih banyak anak-anak dan memperkuat budaya literasi sejak usia dini.
“Target kami bukan hanya menghadirkan buku, tetapi juga membuat anak-anak mencintai proses belajar. Mewarnai hanyalah pintu masuk menuju kegemaran membaca dan menulis,” tambah Nurhayati.
Penutup
Kegiatan Indonesia Senang Mewarnai di Perpustakaan Keliling CFD Pattallassang 2025 berhasil menghadirkan suasana edukatif yang menyenangkan bagi anak-anak dan keluarga. Dengan kombinasi hiburan, literasi, dan interaksi sosial, program ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mencetak generasi cerdas, kreatif, dan berbudaya literasi.








