, ,

KAMMI Makassar Gelar Stadium General Pembukaan MUSDA ke-VIII, Bahas Isu Pendidikan, Keamanan dan Kepemudaan

by -308 Views

News Pattallassang  — Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Makassar resmi membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-VIII pada Sabtu (1/11/2025) melalui kegiatan Stadium General yang digelar di salah satu aula kampus ternama di Makassar. Acara ini mengangkat tema besar “Membangun Sinergi Gerakan Pemuda dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan dan Keamanan Nasional”.

Walikota Makassar Dukung Gerakan KAMMI: Dorong Sinergi Pemuda dalam Menjawab Persoalan Kota - Lentera Press
KAMMI Makassar Gelar Stadium General Pembukaan MUSDA ke-VIII, Bahas Isu Pendidikan, Keamanan dan Kepemudaan

Kegiatan pembukaan dihadiri oleh ratusan kader KAMMI, alumni, serta perwakilan organisasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Makassar. Hadir pula beberapa tokoh muda dan akademisi yang memberikan pandangan strategis terkait arah gerakan mahasiswa dalam menjawab tantangan zaman.

Baca Juga : Sambut Kepala Kejati Baru, Gubernur Sulsel: Selamat Mengemban Amanah

Ketua KAMMI Makassar, Muhammad Rafiq, dalam sambutannya menegaskan bahwa MUSDA kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran KAMMI sebagai wadah pembinaan kader bangsa yang kritis, solutif, dan berintegritas.

“Pemuda harus berani mengambil peran nyata di tengah persoalan bangsa. Pendidikan, keamanan, dan karakter adalah tiga hal yang tidak bisa dipisahkan dalam membangun masa depan Indonesia,” ujar Rafiq.


Bahas Isu Pendidikan dan Keamanan Sosial

Dalam stadium general tersebut, para pembicara menyoroti tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks di era digital. Mulai dari isu pemerataan akses pendidikan, peningkatan literasi digital, hingga dampak globalisasi terhadap karakter generasi muda.

Salah satu pembicara, Dr. Nur Aisyah, akademisi Universitas Negeri Makassar, menyampaikan bahwa mahasiswa perlu menjadi pionir dalam menciptakan ruang belajar yang inklusif dan adaptif terhadap perubahan teknologi.

“Pendidikan hari ini bukan hanya soal nilai akademik, tetapi bagaimana mencetak generasi yang berdaya, tangguh, dan beretika. Di sinilah peran organisasi seperti KAMMI sangat relevan,” tegasnya.

Selain pendidikan, topik keamanan sosial juga menjadi perhatian. KAMMI Makassar menilai pentingnya kolaborasi antara pemuda, aparat keamanan, dan pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial, terutama menghadapi potensi konflik berbasis isu SARA atau politik.


Regenerasi dan Arah Gerakan Kader

MUSDA ke-VIII juga menjadi ajang evaluasi kinerja dan regenerasi kepemimpinan KAMMI Makassar. Dalam forum ini, para kader akan mendiskusikan strategi gerakan ke depan agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat, tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam dan nasionalisme.

“Kita ingin KAMMI Makassar menjadi laboratorium kepemimpinan yang melahirkan tokoh-tokoh berpengaruh di masa depan, baik di bidang sosial, politik, maupun pendidikan,” tambah Ketua Panitia MUSDA, Arif Rahman.


Penutup: Harapan Lahir Pemimpin Visioner

Rangkaian MUSDA ke-VIII KAMMI Makassar akan berlangsung selama dua hari, dengan agenda utama berupa sidang komisi, pemilihan formatur baru, serta perumusan rekomendasi strategis gerakan ke depan.

Warga dan mahasiswa Makassar pun berharap kegiatan ini melahirkan gagasan segar bagi pembangunan daerah serta memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan.

“KAMMI harus terus menjadi contoh gerakan mahasiswa yang kritis tapi santun, aktif tapi solutif,” ujar salah satu peserta.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.