, ,

Operasi Pasar Besar-Besaran oleh Mentan dan Mendagri, Menurunkan Harga Beras Secara Drastis

by -575 Views

News Pattallassang – Pemerintah pusat kembali menunjukkan komitmennya dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok. Kementerian Pertanian (Mentan) bersama Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) menggelar operasi pasar besar-besaran di berbagai daerah untuk menurunkan harga beras yang sempat melonjak beberapa pekan terakhir.

Mentan Peringatkan Pengusaha: Jangan Permainkan Harga Beras di Pasaran
Operasi Pasar Besar-Besaran oleh Mentan dan Mendagri, Menurunkan Harga Beras Secara Drastis

Hasilnya, harga beras mulai mengalami penurunan signifikan di sejumlah pasar tradisional maupun ritel modern. Langkah cepat ini menjadi sinyal positif bagi masyarakat sekaligus strategi pemerintah untuk mengendalikan inflasi pangan menjelang akhir tahun 2025.

Baca Juga : KRYD Patroli Dialogis, Satuan Samapta Sambangi Toko Kelontong di Pattallassang

 Respons Cepat Atas Lonjakan Harga

Menteri Pertanian menegaskan bahwa operasi pasar dilakukan sebagai respons cepat atas lonjakan harga beras yang dikeluhkan masyarakat. Ia memastikan ketersediaan stok beras nasional dalam kondisi aman, baik dari hasil panen dalam negeri maupun cadangan Bulog.

“Kami tidak ingin masyarakat terbebani. Stok beras cukup, distribusi terus dipercepat, dan operasi pasar dilakukan masif agar harga kembali normal,” ujar Mentan.

Sementara itu, Mendagri menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mengawasi jalannya operasi pasar. Menurutnya, sinergi pusat dan daerah menjadi kunci agar penurunan harga beras dapat dirasakan secara merata.

 Dampak Langsung di Pasar

Sejumlah laporan dari daerah menunjukkan harga beras medium yang sempat menyentuh Rp15.000 per kilogram kini turun hingga Rp12.500 per kilogram. Penurunan drastis ini dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.

Pedagang pasar tradisional menyebut, dengan adanya pasokan tambahan dari operasi pasar, permintaan konsumen tetap tinggi namun harga bisa lebih terkendali. Kondisi ini membuat daya beli masyarakat kembali pulih.

 Peran Bulog dan Petani Lokal

Operasi pasar ini juga melibatkan Perum Bulog dan kelompok tani lokal untuk memastikan distribusi berjalan lancar. Bulog menggelontorkan stok cadangan beras pemerintah (CBP) ke titik-titik rawan kenaikan harga.

Selain itu, pemerintah menjamin harga gabah di tingkat petani tetap stabil sehingga tidak merugikan produsen. Dengan demikian, operasi pasar tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga memastikan petani tetap memperoleh keuntungan wajar.

 Harapan Jangka Panjang

Selain langkah darurat berupa operasi pasar, pemerintah juga menyiapkan strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas harga beras. Program intensifikasi pertanian, perluasan lahan produktif, hingga modernisasi sistem logistik pangan sedang diperkuat.

“Operasi pasar adalah solusi jangka pendek. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga kedaulatan pangan dengan produksi yang berkelanjutan,” tambah Mentan.

Kesimpulan

Operasi pasar besar-besaran yang digelar Mentan dan Mendagri berhasil menurunkan harga beras secara signifikan di 2025. Upaya ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam melindungi masyarakat dari gejolak harga pangan, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.