,

Pattallassang Mengaji, Gerakan Kolektif untuk Keberkahan Takalar

by -261 Views

News Pattallassang — Pemerintah Kecamatan Pattallassang menggelar kegiatan “Pattallassang Mengaji”, sebuah gerakan spiritual kolektif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparatur pemerintah, pelajar, tokoh agama, hingga warga setempat. Kegiatan ini digelar di halaman Kantor Kecamatan Pattallassang, Jumat (7/11/2025), dan diikuti ratusan peserta dengan penuh khidmat.

Pattallassang Mengaji: Gerakan Spiritual Kolektif untuk Keberkahan Ibu Kota Takalar - HARIAN FAJAR
Pattallassang Mengaji, Gerakan Kolektif untuk Keberkahan Takalar

Gerakan ini menjadi simbol kebersamaan masyarakat Pattallassang dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, moral, dan sosial di tengah arus modernisasi yang semakin cepat.

Baca Juga : Bupati Lantik Pejabat Eselon II, Dedy Tegaskan: Tidak Ada Politik Balas Dendam

Menjadikan Ngaji Sebagai Tradisi Kolektif

Camat Pattallassang, Muhammad Syahrir, S.STP., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan “Pattallassang Mengaji” digagas untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan mempererat hubungan spiritual antara pemerintah dan masyarakat.

“Kami ingin menjadikan ngaji sebagai tradisi kolektif yang membentuk karakter religius dan berakhlak mulia bagi warga Pattallassang. Ini juga bentuk ikhtiar bersama untuk memohon keberkahan bagi ibu kota Takalar,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini akan digelar rutin setiap pekan dan menjadi wadah pembinaan rohani bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak tergerus oleh pengaruh negatif perkembangan zaman.

Dihadiri Tokoh Agama dan ASN

Acara ini turut dihadiri oleh para tokoh agama, aparat pemerintah kecamatan, dan perwakilan pondok pesantren. Dalam kesempatan tersebut, KH. Ahmad Lamo, salah satu tokoh ulama Takalar, memberikan tausiah tentang pentingnya menjaga ukhuwah dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Pattallassang Mengaji bukan hanya tentang membaca ayat suci, tapi juga tentang memperkuat iman dan mengamalkan ajaran agama di lingkungan kita,” tutur KH. Ahmad Lamo dalam ceramahnya.

Upaya Bangun Ketahanan Moral Masyarakat

Selain bernuansa spiritual, gerakan ini juga diharapkan menjadi sarana memperkuat ketahanan moral masyarakat dan membangun sinergi antara pemerintah serta tokoh agama dalam mewujudkan lingkungan sosial yang harmonis.

“Kegiatan seperti ini sangat positif. Kami berharap bisa terus berlanjut dan menjadi contoh bagi kecamatan lain di Takalar,” kata Nur Indah, salah satu guru yang turut hadir.

Dengan semangat kebersamaan dan nilai keagamaan yang kuat, “Pattallassang Mengaji” diharapkan menjadi gerakan yang tidak hanya memperkuat spiritualitas masyarakat, tetapi juga membawa keberkahan bagi ibu kota Kabupaten Takalar.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.