News Pattallassang — Camat Galesong Selatan (Galsel), Kabupaten Takalar, turun langsung meninjau kondisi warga terdampak angin puting beliung yang melanda Desa Kaluku Bodo. Bencana yang terjadi pada siang hari tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga rusak, baik pada bagian atap maupun dinding akibat terjangan angin kencang.

Kehadiran Camat Galsel bersama aparat kecamatan dan perangkat desa disambut haru oleh warga yang masih dalam kondisi trauma. Pemerintah kecamatan langsung melakukan pendataan awal serta menyalurkan bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan mendesak para korban.
Baca Juga : Camat Galsel Takalar Turun Langsung Meninjau Korban Angin Puting Beliung di Desa Kaluku Bodo
Respons Cepat Pemerintah Kecamatan
Camat Galsel mengatakan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari langkah cepat pemerintah untuk memastikan penanganan darurat dilakukan secara tepat dan terukur.
“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi korban dan memastikan bantuan awal segera tersalurkan. Pemerintah tidak boleh tinggal diam saat warga tertimpa musibah,” tegas Camat.
Ia menjelaskan, tim kecamatan bersama BPBD Takalar telah berkoordinasi untuk melakukan asesmen kerusakan serta memetakan kebutuhan prioritas warga terdampak. Beberapa rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat, sementara sebagian lainnya rusak ringan.
Camat Galsel menambahkan bahwa pihaknya akan mengajukan bantuan perbaikan rumah melalui instansi terkait agar warga dapat kembali tinggal dengan aman.
Warga Mengaku Trauma dan Harapkan Bantuan Perbaikan
Salah satu warga terdampak, yang rumahnya mengalami kerusakan pada bagian atap, mengaku peristiwa puting beliung terjadi sangat cepat dan membuat panik seluruh penghuni rumah.
“Anginnya datang tiba-tiba, atap rumah langsung terangkat. Kami hanya bisa berlari keluar,” ujar salah seorang warga.
Ia berharap pemerintah dapat membantu memperbaiki rumah mereka mengingat kerusakan cukup parah dan tidak memungkinkan untuk ditempati dalam waktu lama.
Koordinasi Penanganan Lanjutan
Pemerintah kecamatan kini fokus pada pemulihan awal, termasuk pembersihan puing, pendirian dapur umum sementara, serta pendistribusian kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan selimut.
Camat Galsel memastikan bahwa seluruh langkah penanganan dilakukan secara terpadu.
“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD, pemerintah kabupaten, dan pihak desa agar semua korban mendapatkan perhatian yang sama. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” katanya.
Kunjungan langsung Camat Galsel ke lokasi diharapkan mampu meringankan beban psikologis warga serta memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan tepat. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.








