News Pattallassang – Sebuah insiden penembakan yang menggemparkan warga terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Rabu malam (26/11). Seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun menjadi korban setelah diduga ditembak oleh orang tak dikenal (OTK). Peluru yang ditembakkan mengenai bagian dahi korban dan tertancap hingga membuat bocah itu segera dilarikan ke rumah sakit oleh keluarganya.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah permukiman padat di Kecamatan Pallangga sekitar pukul 19.30 WITA. Saat itu korban disebut sedang bermain bersama teman-temannya di depan rumah. Tiba-tiba terdengar suara letusan yang disangka warga sebagai petasan, namun tangisan keras korban membuat warga menyadari ada kejadian serius.
Baca Juga : Identitas Korban Tewas Tersapu Banjir Bandang Aceh Tenggara, Santri Darul Ulum Desa Seldok
Kondisi Korban dan Penanganan Medis
Korban yang mengalami luka tembak di bagian dahi langsung dilarikan ke RSUD Syekh Yusuf Gowa. Tim medis bergerak cepat melakukan tindakan darurat untuk menstabilkan kondisi bocah tersebut. Menurut keterangan awal dokter, proyektil peluru masih tertancap dan memerlukan tindakan operasi untuk mengeluarkannya.
Saat artikel ini disusun, pihak rumah sakit menyebut korban dalam kondisi stabil namun masih dalam pengawasan intensif. Keluarga korban tampak terpukul dan meminta pihak kepolisian mengusut tuntas pelaku penembakan yang menyebabkan anak mereka mengalami luka serius.
Polisi Bergerak Cepat Lakukan Penyelidikan
Kapolres Gowa, AKBP (nama fiktif), membenarkan adanya insiden penembakan tersebut. Ia menyatakan bahwa tim Satreskrim telah dikerahkan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik tindakan brutal itu. Lokasi kejadian langsung dipasang garis polisi untuk keperluan olah TKP.
“Ini tindakan kejahatan yang tidak bisa ditoleransi. Kami akan lakukan pengejaran terhadap pelaku dan meminta masyarakat yang melihat kejadian untuk memberikan informasi,” ujarnya.
Polisi juga sedang mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk warga yang berada dekat area kejadian saat terdengar suara tembakan.
Dugaan Awal: Pelaku Mengendarai Motor
Beberapa saksi mata menyebut melihat dua orang berboncengan sepeda motor melintas tak lama sebelum suara tembakan terdengar. Mereka diduga melepaskan tembakan secara acak ke arah permukiman. Meski demikian, polisi belum memastikan apakah informasi tersebut berkaitan langsung dengan penembakan bocah tersebut.
Pihak kepolisian menduga pelaku menggunakan senjata rakitan atau senjata api jenis airsoft gun modifikasi, namun hal itu masih menunggu hasil balistik.
Warga Cemas dan Minta Perlindungan
Insiden ini membuat warga sekitar cemas, terutama karena pelaku belum tertangkap. Mereka meminta polisi meningkatkan patroli malam hari untuk mencegah kejadian serupa. Beberapa orang tua bahkan melarang anak mereka bermain di luar rumah pada jam-jam tertentu.
Kasus ini menjadi perhatian publik dan diharapkan dapat segera terungkap agar memberikan rasa aman kembali kepada masyarakat Gowa.








