News Pattallassang — Sekolah Lansia Anrong Salama Sikatutui kembali menggelar kegiatan ramah tamah sebagai bentuk penguatan kebersamaan dan silaturahmi antarpeserta. Acara yang berlangsung di aula Sikatutui itu diikuti puluhan lansia dari berbagai dusun, para pendamping, serta tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan ramah tamah ini menjadi agenda rutin sekolah lansia untuk menjaga keharmonisan, memperkuat hubungan sosial, sekaligus memberi ruang bagi para lansia untuk mengekspresikan diri dalam suasana penuh kekeluargaan.
Baca Juga : Dirjen Bina Keuda Tegaskan APBD Hanya Boleh Diinisiasi Kepala Daerah, Bukan DPRD
Mewujudkan Lansia Bahagia dan Aktif
Koordinator Sekolah Lansia Anrong Salama, dalam sambutannya, menegaskan bahwa kegiatan ramah tamah merupakan bagian penting dari program pembelajaran yang menekankan kesehatan fisik, mental, dan sosial para peserta.
“Sekolah lansia bukan sekadar tempat belajar, tetapi rumah kedua bagi para orang tua kita. Melalui ramah tamah seperti ini, kita ingin memastikan mereka tetap aktif, bahagia, dan merasa dihargai,” ujarnya.
Menurutnya, interaksi sosial sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup lansia, terutama dalam mencegah rasa kesepian serta meningkatkan kebugaran mental.
Ragam Kegiatan yang Menghibur dan Memotivasi
Acara ramah tamah diisi dengan berbagai kegiatan menarik, mulai dari senam ringan, permainan kelompok, hingga sesi berbagi cerita pengalaman hidup. Para lansia tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dikemas santai namun sarat makna.
Beberapa lansia diberikan kesempatan untuk tampil menyanyi dan membaca puisi sebagai media mengekspresikan diri. Tawa dan kehangatan terlihat sepanjang acara, menciptakan suasana penuh kebersamaan dan saling mendukung.
Salah seorang peserta lansia mengungkapkan rasa bahagianya dapat mengikuti kegiatan tersebut.
“Di sini kami bukan hanya bertemu teman sebaya, tapi bisa tertawa bersama dan merasa muda kembali,” tuturnya dengan senyum.
Dukungan Tokoh Masyarakat dan Pemerintah Desa
Tokoh masyarakat Sikatutui yang hadir turut memberikan apresiasi terhadap keberadaan sekolah lansia yang dinilai sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas hidup warga lanjut usia. Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap kegiatan sosial seperti ini harus terus diperkuat.
“Lansia adalah bagian penting dari masyarakat. Kita harus memastikan mereka merasa dihargai dan tetap memiliki ruang untuk bersosialisasi,” katanya.
Pemerintah desa juga berkomitmen mendukung keberlanjutan sekolah lansia, termasuk penyediaan fasilitas kegiatan dan pendampingan berkelanjutan.
Memperkuat Solidaritas antar-Peserta
Kegiatan ramah tamah ini menjadi momentum mempererat hubungan antar-lansia dan memperkuat solidaritas sebagai satu komunitas. Pendamping sekolah lansia berharap kegiatan ini dapat mendorong para peserta terus aktif mengikuti program pembelajaran dan kegiatan positif lainnya.
Acara ditutup dengan makan bersama sederhana yang menjadi simbol kebersamaan dan rasa syukur atas kesehatan yang masih dinikmati para lansia.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, Sekolah Lansia Anrong Salama Sikatutui semakin mempertegas perannya sebagai wadah pemberdayaan lansia yang tidak hanya fokus pada ilmu pengetahuan, tetapi juga pada kebahagiaan, kesehatan mental, dan kehangatan sosial.








